Jumat, 27 September 2013

Vario Modification ( velg low rider, chrome , airbrush)


Vario
HONDA VARIO PENULIS.
Dengan bermodalkan Velg low rider , chrome dan airbrush vario yang dasarnya emang sudah enak dilihat bakalan tambah enak di lihat dan gak membosankan ( ada yang bilang obat jenuh ), apalagi vario adalah jenis motor tampa gigi (alias ompong) jadi gak perlu repot2 ganti2 gigi atau pun ngatur2 kopling . 
walaupun vario saya belum banyak mengalami modification , tapi udah enak di lihat kok.
modif nya di angsur-angsur ^_^.

ada sedikit langkah nih untuk upgrade HV .
Step by Step Upgrade HV
Honda Vario (HV) merupakan varian motor matik yang memiliki beberapa keunggulan di kelasnya. Disamping penampilan yang elegan, kehadiran sosok radiator (pendingin mesin) juga menjadi salah satu factor plus. Akan tetapi, faktor radiator tersebutlah yg menjadi bomerang bagi para speed freaker. Karna membuat (HV) jadi sangat terbatas untuk rubahan-rubahan di sektor mesin. Alhasil banyak sebagian dari konsumen pemilik HV yang hanya merubah performa HV-nya hanya pada sektor-sektor tertentu contohnya seperti merubah performa pada sektor CVT. Akan tetapi rubahan-rubahan tersebut kadang mengecohkan kita, maksud hati ingin mengganti part ORI dengan part Racing Aftermarket tapi justru performa malah semakin berkurang.

Perlu diingat, Sektor CVT hanyalah penyambung tenaga dari mesin untuk menggerakkan roda. Jadi jangan berharap bahwa dengan mengganti part-part tertentu akan membuat HV semakin kencang.Penggantian part-part aftermarket/racing di sektor CVT dilakukan hanya untuk memaksimalkan kinerja CVT bukan untuk menambah kekuatan motor.

Tanpa basa basi, saya akan menjelaskan sedikit step by step upgrade CVT yang benar, sehingga kita dapat mengendarai HV kita semaksimal mungkin.
langkah 1
Mau ubahan yang simple dan praktis. Ini lah salah satu perangkat pertama yg harus diganti. Roller standar HV adalah 13 gr. Konsumen dapat mengaplikasikan sesuai selera. Untuk akselerasi biasanya roller di ubah menjadi lebih ringan (9/10 gr), untuk top speed biasa diganti menjadi lebih berat (14/15 gr). Tapi perlu di perhatikan juga, waluapun simple penggantian roller sangat berefek pada respon laju motor & tingkat keborosan bahan bakar. Salah kombinasi bisa-bisa akselerasi ngak dapet yang ada HV malah boros.
Jadi gunakan roller sesuai kebutuhan/jalur yg sering kita lewati 
langkah 2
Per CVT standar adalah 1000rpm.
Per CVT berfungsi untuk respon buka tutup pully roda terhadap V belt.
Secara logika semakin keras per maka semakin bagus juga respon yang dihasilkan, karena v belt dapat terkunci dengan rapat. Akan tetapi kombinasi yang salah dari per CVT terhadap kebutuhan/jalur yg sering kita lewati dapat berakibat fatal, ngak segan-segan dapat membuat v belt putus. Maka carilah per CVT sesuai dengan kebutuhan kita.
1000rpm, 1200rpm, 1500rpm, 1600rpm, 2000rpm
langkah 3
 Kalo untuk part yang satu ini saya tidak bisa kasih rincian banyak. Yang pasti part yg satu ini sangat berkaitan dengan roller.
Alternatif pilihan :
1. LHK
2. NCY
3. RRGS
4. TK
5. KITACO
6. CUSTOM

Dari hasil personal riset, untuk saat ini variator/rumah roller custom (made by bro arez yogja) dapat dijadikan alternatife pertama, karna sudah terbukti khasiatnya 
  
langkah 4
 Untuk saat ini saya lebih merekomendasikan part kopling set standar, walaupun banyak produk aftermarket pilihan seperti :
1. LHK
2. NCY
3. RRGS
4. TK
5. KITACO
6. CUSTOM 
wah kalo vario dah siap di modif nya hasil nya pasti keren.. :D
ini dia penampakan nya (hasil karya anak bangsa ):































vario tampil imut
velg besar vario
vario low rider
vario juga gagah dengan velg kecil
knalpot vario modification

wahh menurut saya vario adalah motor paling bagus untuk dimodif. :D
good bike .

========================================================================


Cakram belakang vario :
ini ada artikel cara pasannya bro. ^^

Agar Buritan Semakin Mencengkeram Variomania yang ingin tampil beda, banyak cara bisa dilakukan. Misal dengan mengaplikasi sistem rem model disc brake di roda belakang. Selain tampilan motor terdongkrak, kemampun deselerasi skutik kesayangan pun kian mantap.

Dulu, meski beragam pilihan rem cakram belakang Vario ditawarkan di pasaran, enggak lantas membuat para pemilik skutik ekslusif ini kepincut ingin memasang. Pasalnya, tak sedikit penggemar skutik Honda ini khawatir bila piringan direkatkan di sisi kanan hub roda belakang, bakal mengganggu posisi dudukan knalpot standarnya. Selain itu ditakutkan akan berimbas juga pada anchor pin yang sempat jadi dilema beberapa waktu silam.

Contohnya seperti dialami Deddy, karyawan sebuah perusahaan kontraktor di Jakarta. Ia disarankan mekanik salah satu toko aksesori di dekat tempat tinggalnya untuk mengganti knalpot bawaan Vario pakai tipe racing kalau mau penerapannya perangkat disc brake belakang bisa pas. Loh, kok gitu ya?

DUA VERSI
Anggapan yang terkesan pasrah dan kurang kreatif itu langsung dibantah beberapa mekanik. Soal anchor pin teromol belakang Vario produksi awal kan sudah diatasi PT Astra Honda Motor (AHM). “Semua Vario yang bermasalah sudah diganti baru ancor pinnya. Jadi tak akan ada problem lagi pada sistem rem belakangnya,” yakin Kristanto, kepala corporate communication AHM.

ada 3 versi yang bisa di pilih di sini :
MASTER REM ATAS
1 .ini master Rem di atas







master di sebelah kanan

 2. ini master rem versi alfa market.






master cakaram berada di bawah.
 3. yg ini di bawah master cakram nya.








Sementara anggapan yang menyatakan kalau penerapan rem cakram belakang pada Vario mengganggu posisi knalpot standar, sama sekali tak terbukti. Faktanya, kini sudah cukup banyak berkeliaran Vario berknalpot standar yang mengaplikasi rem jenis ini.

“Di Bangkok Motor Show tahun lalu, gue ngeliat ada modif Honda Click (di Indonesia sama dengan Vario) yang pakai cakram belakang dengan desain unik dan diaplikasi di sebelah kanan pelek. Enggak ada masalah tuh,” ungkap Santo Sugandi, juragan Agung Jaya Motor (AJM) yang sengaja memesan beberapa unit buat diaplikasi di sini.

Paket yang ditawarkan Santo ini dijamin tak bakal mengganggu posisi knalpot standar Vario. “Sebelumnya bagian kanan teromol pelek belakang dilubangi dulu. Supaya bisa memasang dudukan adaptor cakramnya,” papar pria berkacamata minus ini.

ini ada sedikit cara memasangnya :



Pakai pelat adaptor 5 mm
Posisi kaliper mesti simetris




Masih pakai tuas rem asli


kerenkan kalo dah jadi ?


Sementara posisi master rem atas diletakkan di sisi kiri setang. Tapi sebelumnya kudu mencoak cover setang sebelah kiri agar dudukan master rem bisa terpasang dengan baik. Diikuti dengan mengganti kabel rem belakang yang semula model kawat pakai sistem hidraulik alias slang rem.

Oh ya, banderol yang ditawarkan Santo sekitar Rp 1,8 juta termasuk ongkos pasang. Terdiri dari piringan cakram, kaliper, slang, master rem atas-bawah berikut tuas serta adaptor cakram plus adaptor baut pelek. Tersedia pula 3 pilihan model cakram, yang pemasangannya tinggal plug and play pada adaptornya.

Versi lainnya ditawarkan Adi Sutisna, punggawa RC Speed di Rempoa, Ciputat, Tangerang. Bedanya, paket disc brake belakang seharga Rp 2 juta yang terdiri dari cakram, kaliper plus braketnya serta master rem yang ditawarkan Adi, posisi penempatan piringan adanya di sebelah kiri roda.

Menurut Adi, paket hasil rancangannya itu masih memakai komponen bawaan disc brake motor Honda. Misal cakram punya Tiger, kaliper berikut master rem bawaan Supra. Keuntungannya, “Kalau kampas rem habis, enggak repot cari spare partnya.”

Pemasangannya juga enggak ribet. Kata Adi desainnya masih mengikuti kontur asli kaki Vario, yang menganut sistem pengereman menyatu girboks alias di sisi kiri teromol. Sehingga estetika motor asli tak bakal berubah.

Langkah pemasangannya pastinya mencopot ban belakang terlebih dulu guna merekatkan cakram yang bagian tengahnya sudah didesain mengikuti diameter teromol. Kemudian pasang master rem bawah pada dudukan di kaliper.

Lantas dudukan kaliper dari pelat setebal 5 mm, ditempelkan pada 3 baut yang ada di belakang girboks. Kelar braket terpasang, giliran kalipernya dirangkai ke braket tersebut. Langkah terakhir, hubungkan tuas penonjok piston master rem bawah ke tuas rem bawaan Vario.

Mudah kan? Selamat mencoba ya.

Update Foto
Beat Faisal dan Vario Firdaus josua.

Motor Vario Firdaus josua (jojo)


Vario Firdaus Josua dan Satria Fu Dhendy wahyudi

1 komentar: