Senin, 09 September 2013

Seputar Bulb Halogen dan HID, Cermati Watt-nya


Bagi bikers yang doyan turing, tentu harus punya jiwa tak gentar ketika melibas jalanan di malam hari. Pasalnya konsentrasi ketika riding malam akan lebih ekstra jika dibandingkan siang. Apalagi kondisi jalanan Tanah Air yang banyak ÔÇÿjebakanÔÇÖ alias lubang dengan fasilitas lampu jalan yang juga kurang.

Nah, tentu keberadaan bohlam pada headlamp akan sangat membantu, ketika sampeyan riding malam hari. Saat ini, sudah banyak jenis bohlam halogen atau HID yang dapat menyulap malam hari yang gelap menjadi terang.

Tapi, sebelum memilih bohlam. Brother kudu tahu jenis kaki bohlamnya. ÔÇ£Seperti M5-1 yang bisa diaplikasi pada motor jenis bebek dan skubek. H4, untuk Honda CBR 250, Kawasaki Ninja 150RR, Yamaha V-ixion dan Bajaj Pulsar. Sedangkan H7, buat Kawasaki Ninja 250R,ÔÇØ bilang Liong To dari Autovision Automotive Lighting.

Selain itu, brother juga harus paham ukuran daya bohlamnya. Seperti bohlam buat dua reflektor yang terdapat di motor Kawasaki ninja 250 dan Honda Vario. Ternyata, motor yang mengaplikasi dua lampu itu tidak semuanya punya tipe lampu Hi-Low.

Misalnya, Ninja 250R yang punya tipe lampu single. Artinya, berbeda antara bohlam lampu jauh dan dekat. Tetapi, di Vario, bulb-nya aplikasi Hi/Low.

ÔÇ£Jika ingin mengganti, sebaiknya ukuran watt-nya sama. Misalnya di Vario yang ukurannya 25/25 watt, ya harus diganti dengan daya yang sama. Karena jika ukuran wattnya lebih besar, efeknya lampu malah jadi redup,ÔÇØ bilang pria yang ÔÇÿngantorÔÇÖ di Jl. Mulyasari I No.5, Bandung, Jawa Barat.

Sementara, untuk lampu HID yang beredar saat ini kebanyakan sudah mengaplikasi Hi/Low. Dengan dilengkapai inverter yang punya efek dapat menjaga kualitas, maka perannya tergaja sempurna.

ÔÇ£Biasanya bohlam lampu yang tidak ada inverternya, kualitasnya kurang dan umurnya juga pendek,ÔÇØ tutup pria ramah ini. (motorplus-online.com) 

Lampu HID, Beda Warna Beda Efek

Mau pasang lampu HID (High Intensity Discharge)? Baca dulu yang satu ini buat panduan.

Ukuran temperatur warna cahaya, dinyatakan dalam satuan derajat Kelvin (K). Makin besar derajat Kelvin, warna obyek semakin putih. Sebaliknya, jika semakin kecil Kelvin yang diusung, maka terlihat makin kuning. Biasanya, untuk HID aplikasi mulai dari dari 2.000K hingga 12.000K. Tapi, umumnya dari 3.000 - 10.000K yang paling sering dipakai.

Beda angka tentu bakal beda pula ‘wujud’nya. Lampu 35 watt dengan derajat 2.000 K berwarna agak kemerahan atau orange. Lalu, kisaran 3.000 - 4.000K, warnanya jadi kuning keemasan.

Pada 5.000K, akan berwarna kuning terang. Dan, di 6.000K, berubah warna putih. Sedangkan pada 7.000 - 8.000K, warna berubah menjadi putih kebiruan.
Nah, bohlam berderajat 10.000K dengan 35 watt, warnanya biru terang. Sedang jika diganti 55 watt, warna berubah agak keunguan. Dari semuanya, terlihat jelas yang beda ada di warna cahaya.

“Sekarang, yang lagi jadi favorit 8.000 Kelvin. Warnanya putih terang kebiruan. Padahal, lampu ukuran itu kurang baik pada saat hujan,” tutur Gunawan selaku partner di BullAES.

Menurut Gunawan, lampu yang pas buat harian itu di kisaran 3.000 dan 4.300K. “Enak buat segala cuaca. Karena kurang lebih cahayanya sama dengan bohlam standar, jadi pas,” tambahnya.

Yup, meski warna cahaya hampir sama dengan lampu bawaan motor, tetapi jelas lebih terang dan safety. Beda dengan warna putih. Jika riding di hujan atau berkabut, pancaran cahayanya akan sama dengan kabut ataupun air hujan. Seolah, cahaya lampu diserap keadaan sekitar. Hal ini, berbeda dengan warna kuning. Warna cahaya ini akan bisa nembus, lantaran warnanya yang kontras. Warna biru sendiri, kurang terlihat jelas pada situasi tersebut.

Nah, gimana kalau ingin tambahkan terangnya? Pakai ballast 35 watt, tetapi dinaikkan menjadi 55? Bisa-bisa aja bro. Hanya kelemahannya, usia bohlam jadi lebih cepat aus. Kalau biasanya standar pabrikan 3.000 jam, ini paling hanya bertahan 1.500 hinga 2.000 jam saja.
Mengganti bulb ke watt yang lebih besarpun, akan berpengaruh pada warna. Biasanya warna akan turun, karena daya nya bertambah. Contoh, bohlam 6.000K menggunakan ballast 55 watt. Maka warna tidak lagi putih terang, tetapi jadi agak kuning seperti 4300K. Intinya, warna akan berbeda sesuai ukuran derajatnya.

Buat urusan harga, ballast HID 35 watt dijual Rp 150 ribu. Sedangkan kalau pengen pakai 55 watt, dipatok harga Rp 400 ribu. Itu belum termasuk lampu. Biasanya, semua produk juga ada garansi 6 bulan. Rusak, ganti baru. (www.motorplus-online.com)

Atur Jarak dan Fokus Sinar Lampu, Agar Tak Celaka!

Salah satu masalah yang timbul ketika air hujan deras bagi pengendara motor adalah terbatasnya jarak pandang. Kondisi ini akan membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Terlebih kalau jalur yang dilewati banyak ranjau berlubang. Bisa nyungsep!

Mengatur jarak cahaya lampu depan dan fokus cahaya sangat penting. Sehingga kondisi jalur bisa terdeteksi dari awal. Menurut Freddyanto Basuki, lampu utama dekat dan lampu utama memiliki standarisasi.

ÔÇ£Dipasang pada ketinggian tidak melebihi 1,5 meter dari permukaan jalan dan tidak melebihi 40 centimeter dari sisi bagian terluar Kendaraan,ÔÇØ jelasnya.

Dan yang lebih penting menurutnya, cahaya dapat memancarkan sinar paling sedikit 40 meter ke arah depan untuk lampu utama dekat dan 100 meter ke arah depan untuk lampu utama jauh. ÔÇ£Untuk motor harus dilengkapi dengan lampu utama dekat dan lampu utama jauh,ÔÇØ jelasnya lagi.

Wedijanto Widarso, GM Technical Service AHM mengatakan untuk motor, fokus harus di tengah baik menggunakan 1 atau 2 headlamp. ÔÇ£Karena motor harus tetap berjalan di kiri jalan, sehingga fokus tengah dapat menerangi lingkungan sekitar,ÔÇØ kata Wedijanto.

Banyak faktor yang membuat lampu motor tidak optimal menyinari jalan. Salah satunya pengaturan ketinggian sinar lampu yang tidak sesuai, sehingga sorotannya mengarah terlalu ke atas atau ke bawah.

Karena itu pemilik perlu menyetel kembali lampu agar tercapai sorotan ideal. Penyebab berubahnya arah sorotan lampu bisa bermacam-macam. Misalnya akibat dudukan lampu yang bergeser, mengganti bohlam dengan merek berbeda dan lainnya .

Brother dapat melakukan penyetelan lampu secara manual dengan bantuan tembok. Untuk menyetel ketinggian sorot lampu secara manual, diperlukan ruang yang cukup luas dan rata. Minimal antara head lamp dengan tembok berjarak 10 meter dan sebaiknya dilakukan di malam hari.

Caranya motor didekatkan ke tembok sampai ban depan menyentuh tembok tersebut. Lihat arah sinar lampu di tembok. Akan terlihat fokus sinar lampu. Bagusnya fokus sinar terlihat sedikit ke bawah dari posisi tengah lampu. Sebaliknya, jika fokus sinar lebih di atas lampu, harus setel ulang.

ÔÇ£Juga arahkan sorot lampu ke tengah. Agar sinar dapat fokus menerangi jalur yang dilewati motor,ÔÇØ tambah Benny Rachmawan, product Development Mitra2000.

Untuk setel lampu bisa dilalukannya sendiri. Misalnya di Honda Scoopy. Peralatan yang diperlukan enggak banyak, cukup sediakan obeng kembang, kunci pas 10 dan kunci T 10.

Pertama, lepas kedua baut pegangan pelat nomor dengan kunci T-10 dan kunci pas 10 . Kunci pas berfungsi hanya menahan putaran mur. Kemudian, lepas pegangan pelat nomor di tebeng depan pakai kunci yang sama dengan mengendurkan dua baut 10 mm pengancingnya.

Nah, usai itu, tengok bagian yang tepat di bawah lampu utama. Di sana ada kisi-kisi atau tiga lubang hawa. Kalau mengintip sedikit, di lubang paling atas terlihat ada baut. Lewat baut itulah kita bisa atur arah sorotan lampu utama.

ÔÇ£Colok baut itu pakai obeng kembang. Kemudian putar obeng tersebut ke kiri atau kanan. Kalau ke kanan, biasanya akan membuat sorot lampu jadi naik. Sebaliknya ke kiri, sorotan lampu akan turun ke atas,ÔÇØ terang Benny.

Oh iya, doi menyarankan saat melakukan penyetelan arah sorot lampu, sebaiknya saat malam hari atau di ruangan yang gelap sambil lampu dekatnya dihidupkan.

ÔÇ£Supaya mudah dalam me?¡ngatur titik sorotan yang ideal atau normal. Biar nantinya tidak mengganggu kendara lain dari arah berlawanan,ÔÇØ sarannya. (motorplus-online.com)
 

Bursa Lampu, Harga Untuk Sebuah Penerangan

Aturan Automatic Headlight On (AHO) berlaku, berimbas kepada lampu aftermarket. Sebab, motor lawas yang belum menerapkan AHO tidak didesain untuk nyala terus.

Masa pakai lampu pasti akan berkurang karena wajib on. ÔÇ£Kebanyakan yang datang ganti karena lampu lama sudah tidak terlalu terang. Mungkin karena dipakai terus menerus siang dan malam,ÔÇØ ungkap Aphin dari Surya Motor.

Saat ini di pasaran banyak terdapat lampu aftermarket. Mereka menawarkan dengan berbagai kelebihan. Terutama tahan lama dan lebih terang.

Berikut ini MOTOR Plus akan menyajikan pilihan bohlam lampu aftermarket. Kisaran harganya juga relatif cukup terjangkau. Apa saja? Mari dicek satu persatu.

AUTOVISION
Bohlam Autovision ini banyak ragamnya. Selain untuk headlamp, ada juga khusus untuk bohlam lampu belakang dan lampu variasi dengan model strobe.

Harga bohlam head lamp Rp 35 ribu. Punya dua ukuran. Yaitu, 3300K memancarkan paduan warna kuning. Sedangkan untuk 5000K berwarna Diamond Blue alias biru dengan paduan warna putih. Bohlam lampu ini memiliki kekuatan sampai 20 ribu jam pemakaian. Untuk lebih detail sambangi penjualnya, Temi di Jl. Sawah Besar 1, No. 7, Jakarta Barat. Telepon 0815-1434-8150.

INDOPARTS
Bohlam Indoparts ini tersedia dua tipe, yang halogen (HM) dan non halogen (LM). Pilihan watt yang tersedia antara 35/35 watt, 18/18 watt, dan 25/25 watt. Bohlam Indoparts disesuaikan dengan kebutuhan lampu standar bawaan pabrik.

ÔÇ£Kami menyediakan bohlam untuk semua jenis motor. Harga yang ditawarkan pun cukup murah, bohlam HM bisa ditebus dengan harga Rp 9 ÔÇô 12 ribu dan LM hanya Rp 4-6 ribu,ÔÇØ kata Budianto, Product Development Dept Head, Indoparts.

WURTHAlat pijar bikinan negara Jerman ini dijual dengan harga Rp 100 ribuan. ÔÇ£Wurt memiliki banyak pilihan,ÔÇØ kata Richi, Marketing PR dari Motori Rumahnya Biker, Jl. Panjang No. 21, Duri Kepa, Jakarta Barat. Telepon (021) 9951 9252.

VINYX

Bohlam tipe halogen ini bisa lebih terang 300% dibanding bohlam biasa. Selain itu, umur bohlam ini mencapai 3.000 jam. ÔÇ£Memiliki berbagai ukuran cahaya, harga Rp 210 ribu,ÔÇØ bilang Aphin dari Surya Motor di Jl. Ciledug Raya No. 28i. Telepon (021) 7359749.

BULLAESBullaes punya tipe bohlam H4 dan H6. ÔÇ£Listrik yang diperlukan 12 volt dan 35 watt,ÔÇØ kata Hosianto Ho dari Bullaes Shop di nomor 0812-8686-8673. Urusan harga, bohlam ini dibanderol Rp 300 ribu. Produk ini ada layanan garansi selama setahun.

GREEDY

Greedy dua jenis cahaya. Yaitu, 6000K dan 8000K. Harganya cukup tinggi Rp 750 ribu. ÔÇ£Bohlam ini juga ada garansinya lho, untuk bohlam ini berlaku 6 bulan sampai 1 tahun,ÔÇØ jelas Hosianto Ho yang tokonya berada di Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 23, Sawah Besar Raya, Jakarta Barat.

RIKE Rike Real Xenon Platinum ini, menyuguhkan cahaya lampu berwarna putih. ÔÇ£Dijual Rp 25 ribu,ÔÇØ kata Asep Sulaiman dari Utama Motor di Jl. Raden Saleh, No. 6, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Telepon (021) 73454741.

TDH
ÔÇ£Kelebihan TDH lebih terang tapi enggak mengakibatkan silau,ÔÇØ kata Danny, owner Utama Motor di Komplek Ruko Bengkong Mas, Blok A No. 2, Batam. TDH memiliki spek 12V dan 35 Watt.



THUNDER BLUELampu ini juga tersedia untuk berbagai macam motor. Untuk matik, bebek dan sport juga ada. ÔÇ£Tegangan 12 volt cukup banyak dijadikan pilihan bikers. Harganya terjangkau, hanya Rp 25 ribu,ÔÇØ sebut Tem dari TemÔÇÖs Motor yang bisa dikontak di (021) 6251399.

OSRAM
Osram standar dibanderol Rp 7.500 per buah. Sedangkan tipe full blue Rp 17.500. Untuk Silverstar dijual Rp 24 ribu. Info lanjut hubungi Toko V 21 di Jl. Sawah Besar No.21, Jakarta Barat. Telepon (021) 6397372. (motorplus-online.com)

LED Custom, Spesialis Bikin Lampu LED Handmade!


Berangkat dari dimensi lain dalam pikiran alias imajinasi, pemilik nama Reza yang lahir 1982 boleh beriang hati. Pasalnya, usaha membuat lampu-lampu LED handmade-nya yang sudah berjalan empat tahun terbilang sukses.

ÔÇ£Kalau nanti toko LED Custom sudah meliputi wilayah Jabodetabek, gue rela melepas status karyawan,ÔÇØ kata pria yang juga kerja di salah satu hotel di Jakarta itu.

Harus diakui, memulai setiap usaha itu cukup sulit. ÔÇ£Tahun pertama, cuma buka di rumah dan dibantu oleh jejaring sosial aja untuk memperkenalkan usaha ini. Setelah itu, baru berani buka toko sendiri,ÔÇØ cerita Reza dari toko keduanya di daerah Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Karya-karya LED custom miliknya, tentu berbeda dengan LED bolt on yang ada di pasaran. Walaupun terlihat kompleks di bagian reflektor lampu, dijamin produknya enggak mengganggu pancaran sinar headlamp. ÔÇ£Selain agar beda dari yang lain, angel eyes enggak cuma dibikin bengong sinarnya. Tapi, bisa dibikin kelap-kelip. Bahkan, kalau mau ada nama pacar di bagian reflektor juga bisa. Tentu, pakai LED,ÔÇØ tambah pria berambut lancip itu.

Jika sobat tertarik, silakan sambangi tokonya. Buka setiap hari, tetapi tutup kalau karyawan sudah ngantuk. Soal harga, tampaknya Reza mematok jasa tergantung kerumitan dan jenis barang yang digunakan. Tetapi, pastinya cukup bersahabat dan bergaransi, lho.  (motorplus-online.com)

LED Custom
Jl. Condet Raya No. 3 RT 06/04, Jakarta Timur dan Jl. Jati Asih Raya, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. HP. 0898-8320-298. PIN BB. 30FF16F8.

Sabtu, 07 September 2013

Pilihan Sokbreker Buat Skutik Kencang, Ada Adjuster Rebound Dan Konvensional


Ini jeroan sok konvensional

OTOMOTIFNET - Seting motor kenceng tak hanya fokus oprek mesin, tapi banyak peranti lain kudu diperhatikan. Salah satunya, part pendukung tunggangan enak saat melibas lintasan; sokbreker belakang.

Lho, kok? “Ya, percuma kalo mesin sadis, tapi daya gigit roda ke aspal gak ada. Karena traksi ban belakang, bukan hanya dipengaruhi kompon, tapi juga kerja suspensi,” ucap Benny Rachmawan, dedengkot Mitra2000 di Lodan Center, Lodan, Jakut.

Nah, di ajang road race atau drag kebanyakan pakai model adjuster rebound dan konvensional. Tapi keduanya pakai gas nitrogen sebagai isi dari sok itu sendiri.

Model Adjuster Rebound

“Kalau untuk road race lebih kompleks dan njelimet. Beda dengan drag, lebih butuh grip pada saat buka gas awal. Jadi sisi rebound-lah yang harus dilirik,” sambung Benny.

Kayak apa sih njelimetnya? “Kita harus pandai membaca medan/lintasan. Lebih banyak tikungan ke kiri atau kanan? Sehingga harus pertimbangkan soal rebound dan kompresi sok,” tambah pria yang pengalaman bikin motor road race ini.

Istilah kompresi sendiri yakni tekanan. Jadi ketika sok tertekan ke dalam dan bila setelan kompresi tepat, maka saat ngegas di tikungan, roda tidak akan bergeser. Sebaliknya jika setelan terlalu lembut, roda bakal melintir. Hal ini sama dengan kalau setelan sok terlalu keras.


Ragam spring sokbreker yang tersedia

Sedang rebound adalah proses baliknya sok. Kalau terlalu cepat berbalik, maka roda seakan terlempar. Namun bila terlalu lama, bisa mengakibatkan sliding ketika grip gas dipelintir secara mendadak.

“Sesuai kemajuan teknologi dan keinginan pasar, kini sudah ada beberapa produk dilengkapi adjuster rebound dan kompresi. Contoh YSS dan Daytona. Mulai lembut hingga paling keras. Kita pun bisa seting sesuai gaya balap dan bobot tubuh,” aku pria yang sukses menemukan setelan pas di Yamaha Mio Drag 300 cc nya.

Model Konvensional

Tipe ini masih andalkan piston untuk proses rebound dan kompresi. “Model ini, masih banyak bidang yang bergesekan saat proses naik turun, sehingga kurang diminati. Tapi justru bobotnya yang ringan, bikin sok model ini berjaya di arena balap lurus atau drag,” ujarnya menganalisa.

Oh iya, sok yang rata-rata dipakai untuk balap skutik road race atau drag isinya bukan gas tok, lo! ”Buat kompetisi biasanya berisi gas nitrogen. Sebab sifat dasar dari nitrogen tidak akan berubah strukturnya, meski terjadi perubahan suhu. Bahasa kerennya settingan tetap stabil,” tutup pria yang impikan bikin skutik drag mampu tembus 6,0 detik (201 meter).

Dari semua merek yang biasa digunakan di arena balap ada dua merek besar mendominasi; YSS dan Daytona. Namun masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.


Seri premium dilengkapi tabung

YSS adjuster rebound di pasaran dilepas Rp 6,4 juta. Kelebihannya, bila terjadi kerusakan, spare part pengganti tersedia lengkap serta adjusternya lebih rapat sehingga mudah menyesuaikan banyak tipe lintasan.

Lantaran memiliki banyak fitur penyetelan, pengguna harus menyimak betul apa kegunaaannya. Kalau tidak, teknologinya jadi percuma.

Lalu Daytona dijual Rp 3,5 juta. Kelebihannya, harga lebih murah dan segi bobot lebih ringan. Model memang konvensional, karena masih pakai piston untuk rebound dan kompresi. Tapi tim balap BRT dan AHRS pakai untuk menaklukan lintasan bumpy.

Kekurangannya, onderdil peranti ini agak sulit didapat. Bila terjadi kerusakan, servisnya cukup lama karena harus order part pengganti ke negeri asalnya, Jepang.

Subtitusi part honda beat, honda vario dan vario CBS Techno

honda beat

Skutik honda mempunyai banyak varian dimana banyak kesamaan antara varian satu dengan varian lain. Sebagai contoh honda beat dan honda scoopy, kedua motor ini mempuyai basis mesin yang sama. Yang berbeda adalah tampilan kedua motor tersebut,  honda scoopy berpenampilan retro sedangkan honda Beat beraliran modern, elegan. Untuk honda vario dan vario CBS techo mempunyai basis mesin dan penampilan yang sama, yang membedakan adalah fitur CBS (Combi Brake Sistem) yang terpasang pada Honda Vario CBS Techno. Karena mempunyai basis mesin yang sama skutik honda ini dapat menggunakan part motor lain baik yang satu merek ataupun merek lain, biasanya disebut dengan part subtitusi. Berikut ini adalah part subtitusi yang dapat diaplikasikan pada motor diatas.
Kampas rem belakang, untuk kampas rem belakang dapat menggunakan kepunyaan honda mega pro atau tiger yang sama-sama menggunakan rem teromol pada roda belakang. Part ini dapat dipasang pada honda beat,scoopy dan vario. Dan pemakaiannya plug and play, untuk kualitas dijamin mempunyai kualitas yang sama karena sama-sama orisinil produksi pabrikan (OEM). Sayangnya untuk rem depan tidak bisa memakai part motor lain karena pada keempat motor diatas posisi kaliper remnya ada disebelah kiri, sedangkan pada kebanyakan motor posisi kaliper ada di sebelah kanan.
Untuk per dan kampas kopling bisa menggunakan part motor yamaha, untuk honda beat dan scoopy bisa menggunakan kampas ganda milik yamaha mio. Untuk per kopling juga bisa menggunakan part yamaha mio tetapi harus dibeli satu set karena part mio tidak dijual satuan. Kemudian untuk honda vario dan CBS kampas koplingnya bisa menggunakan milik yamaha XEON . untuk per sendiri bisa menggunakan per kepunyaan Kymco.
Untuk spuyer bila ingin mengganti spuyer karena adanya modifikasi mesin. Untuk main jet bisa menggunakan suzuki satria FU atau honda tiger. Untuk pilot jet bisa menggunakan bawaan honda karisma atau suzuki shogun 110. Oh iya hal diatas berlaku untuk keempat motor diatas.